PKK Sulsel Lakukan Monitoring dan Evaluasi Imunisasi Zero Dose, PKK Kepulauan Selayar Jadi Partisipan
Zero dose imunisasi adalah istilah untuk anak yang sama sekali belum pernah mendapatkan imunisasi rutin dasar sesuai usianya.
Anak zero dose berarti belum pernah menerima satu pun jenis vaksin yang seharusnya diberikan, misalnya BCG, Polio, DPT-HB-Hib, Campak, dan lainnya.
Hal ini menjadi output dari kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Imunisasi Zero Dose tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang berlangsung di Baruga Tinggimae, Rumah Jabatan Bupati Gowa, Selasa (5/5/2026).
Adapun PKK Kepulauan Selayar turut serta pada kegiatan ini. Ketua TP PKK Kepulauan Selayar, Tri Yanti Rahmawati hadir langsung bersama unsur sekretaris.
Dalam sambutannya, Ketua Umum TP PKK Pusat, Ny. Tri Suswati Tito Karnavian menekankan pentingnya imunisasi sebagai hak dasar anak yang wajib dipenuhi oleh orang tua dan pemerintah.
Anak tanpa imunisasi disebut memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit berbahaya seperti polio, campak, difteri, TBC, dan hepatitis B.
Mereka juga berpotensi menjadi sumber penularan di masyarakat. Dengan mengejar imunisasi pada anak zero dose, kita membantu melindungi anak tersebut sekaligus membentuk kekebalan kelompok (herd immunity).
Karena itu, program Zero Dose Reduction menjadi fokus penting untuk memastikan tidak ada anak yang tertinggal imunisasi.
PKK dilevel provinsi hingga kabupaten, didorong untuk ambil peran pada program ini.

